@memberiID

Awalnya dari buku yang saya tulis Mei 2013 lalu, Beat the Giant. Buku ini merupakan refleksi keresahan saya terhadap tren kian mengkhawatirkannya dominasi merek-merek global di bumi Nusantara. Di situ saya ungkapkan bahwa setidaknya dalam lima tahun terakhir, merek-merek global begitu menggebu melakukan ekspansi ke pasar Indonesia seiring tumbuh pesatnya konsumen kelas menengah. Industri demi […]

PPM Book Talk “Beat the Giant”

Temen-temen yuk ikutan PPM Book Talk membahas buku baru saya BEAT THE GIANT: Strategi Merek Indonesia Menandingi Merek Global dan Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri. Topiknya: “Strategy to be a Global Players to Face the Global Competition”, bagaimana strategi merek Indonesia mengungguli merek-merek global.

Kemerdekaan Merek Indonesia

“Kemerdekaan Merek Indonesia” adalah istilah yang saya berikan untuk merujuk kondisi di mana merek lokal Indonesia berjaya di negerinya sendiri, menjadi “tuan rumah” di negerinya sendiri. Kondisi ini terwujud ketika sebagian besar rakyat Indonesia menggunakan merek-merek bangsa sendiri dan merek-merek bangsa sendiri itu sekaligus juga dimiliki bangsa sendiri. Tak hanya memakai merek-merek bangsa sendiri mereka […]

Pentas Liverpool: Good, Bad, Ugly

Liverpool tadi malam memukau puluhan ribuan fans di Senayan. Gelora Bung Karno pun berubah warna dari merah putih menjadi merah menyala. “Indonesia Raya” kalah berkumandang oleh “You’ll Never Walk Alone”, chant kebanggaan The Reds. Gerrard layaknya dewa dielu-elukan para fans (terus terang saya iri kenapa pemimpin negeri ini tak ada yang dielu-elukan rakyatnya layaknya Steven […]

Smart Flanker

Smart Flanker adalah merek-merek lokal yang by-default tidak memiliki local advantage yang kuat seperti pengetahuan dan pemahaman terhadap pasar lokal, proses yang mengacu pada kearifan lokal, atau penggunaan bahan-bahan lokal yang unik. Di samping itu, dalam hal keuangan, SDM, manajemen, dan teknologi, merek-merek dalam kelompok ini kemampuannya masih belum bisa menyamai pemain-pemain global yang berada […]

Sadar Branding

Jumat malam (5/7) lalu di markas Obrolan Langsat (#Obsat), Jl. Langsat, Kebayoran Baru, saya kumpul bareng teman-teman Twitter ngobrol ngalor-ngidul berbagi dan bertukar ide ditemani “sego kucing” (menu favorit angkringan khas dusun Mbayat, Klaten) dan teh jahe panas kebul-kebul. Terlalu high-end kalau disebut forum diskusi; mungkin lebih tepat disebut “cakrukan” mengacu pada tradisi kongko-kongko yang […]

Inisiatif Anak NegeRI

Hi temen-temen, Kumpul-kumpul yuk… Kita nongkrong di Obsat (Obrolan Langsat) Jl. Langsat Kebayoran Baru untuk ngomongin kontribusi anak negeRI bagi Indonesia, ditemani menu spesial “sego kucing” plus “teh Blonthang“. Kita akan ngobrolin inisiatif-inisiatif yang bisa kita lakukan dalam rangka membangun #merekLokal Indonesia khususnya di industri kreatif dan usaha kecil dan menengah (UKM). Sebelum kita ngobrol […]

Local Advantages

Beberapa waktu lalu saya meluncurkan buku baru Beat the Giant dalam ajang tahunan Indonesia Brand Forum (IBF) 2013 di JCC Jakarta. Secara umum buku ini menawarkan ide mengenai strategi merek lokal Indonesia dalam menghadapi raksasa-raksasa global di pasar bumi pertiwi. Di dalam buku tersebut saya menawarkan empat posisi strategis yang bisa diambil oleh para pemain […]

Vicious Circle Merek Lokal

Saya kagak tahu. Barangkali karena bangsa ini kelamaan dijajah, maka kita kemudian menganggap bangsa sendiri sebagai bangsa kelas teri, kelas gurem, kelas momor buncit. Apapun yang dibikin bangsa ini – merek, produk, jasa, teknologi, apapun – selalu kita anggap sebagai kelas teri, kelas gurem, kelas nomor buncit. Sebaliknya apapun yang dibikin oleh asing selalu kita […]

Aku Cinta Merek (Bukan Produk) Indonesia

Dalam gelaran Indonesia Brand Forum (IBF), 20 Mei 2013 lalu, dalam sambutan pengantar, saya mengungkapkan bahwa sebagai anak bangsa kita harus cinta merek Indonesia. Saya tekankan di situ bahwa kita harus “cinta merek Indonesia”, tidak cuma sekedar “cinta produk Indonesia”. Yang tidak begitu peduli dengan pengertian “merek” dan “produk” barangkali akan menganggapnya sambil lalu saja. […]