“Andai Aku Jadi Gayus”

Semua pembaca tentu tahu judul tulisan ini adalah lagu yang paling top saat ini di Tanah Air. Sejak di-upload di YouTube seminggu lalu, lagu ini melejit bak meteor. Ditulis dan dinyanyikan seorang mantan napi, Bona Paputungan, lagu ini meroket karena mengusung lirik lagu yang sarat kritik sosial dan penuh kehebohan. Wajar saja karena saat lagu […]

Brand Building Sepak Bola

Kinilah saatnya membangun brand sepak bola Indonesia. Kenapa saya bilang begitu? Karena lingkaran setan (vicious circle) keterpurukan sepak bola yang tak karuan ujung-pangkalnya kini terlihat mulai bisa diputus. Benang kusut persoalan sepak bola kita pun samar-samar mulai bisa diurai. Menariknya, yang mengurai problem akut sepak bola tanah air ini bukanlah PSSI, bukan LPI, bukan pula […]

Brand Religion dan Logo Baru Starbucks

Dua hari lalu seorang teman di Twitter memberikan link sebuah berita mengejutkan: “Starbucks unveils new logo…” Awalnya agak ragu mempercayai twit tersebut, mengingat logo Starbucks sudah menjadi ikon gaya hidup Amerika sejajar dengan logo Coca Cola, Nike, atau McDonalds, yang rasanya sulit diubah. Namun begitu diklik, betul adanya, logo Starbuck sudah berubah. Di situ terpampang […]

YOU are a MEDIA COMPANY

Yup!!! Ketika media menjadi demikian murah, mendekati zero; Ketika alat-alat untuk memproduksi konten demikian murah, mendekati zero; maka tak terelakkan lagi, Anda menjadi MEDIA COMPANY!!! Seperti umumnya perusahaan media, Anda bisa memproduksi konten untuk disebarkan kepada audiens Anda. Kemunculan media sosial menjadikan media demikian murah. Mendekati zero. Kalau Anda nggak Luna Maya, Gayus, atau konglomerat […]

Yoris, Creative Junkies, & Brand Building

Positioning sebagai sebuah “tools” pemasaran secara ampuh diterapkan oleh para tokoh-tokoh figur publik kita untuk membangun dan mengembangkan personal brand-nya. Mereka cerdas sekali menciptakan kategori, kemudian menghegemoni kategori tersebut untuk kemudian dijadikan elemen utama positioning mereka. Dengan cerdas mereka menjadi “the first in the customer’s mind” dan dari situlah reputasi merek dibangun. Dengan cerdas Hermawan […]

Belajar dari “Toyota Recall”

Beberapa minggu terakhir ini adalah cobaan paling berat bagi Toyota selama perjalanan bisnisnya hingga saat ini. Pemanggilan (recall) produk-produk Toyota karena cacat pedal gas di pasar paling kritikal yaitu pasar Amerika, menjadikan reputasi (brand reputation) produsen mobil terbesar di dunia ini di ujung tanduk.  Betapa tidak, selama puluhan tahun, dengan berpegangan pada filosofi The Toyota […]

Iklan Bersama” Sido Muncul-Sosro-Dua Kelinci: A Smart Momentum Marketing in Time of Crisis

Kamis malam lalu, bertempat di hotel Sultan, tiga produsen yang merupakan top local champions: Sido Muncul, Sosro, kacang Dua Kelinci sepakat “mendeklarasikan” kampanye branding bersama2 (co-branding) dengan tema nasionlistik/patriotik: “cinta produk lokal”. Iklan TV nya sudah muncul, saya denger Rabu ini akan mulai iklan print-nya di Kompas satu halaman, dan akan terus berlanjut iklan TV, […]

The End of TV Ads? Not so Fast.

Dear Crowdsters, Saya mendapatkan sebuah artikel singkat mengenai hasil riset di Journal of Marketing edisi November 2008 yang memuat hasil riset dengan kesimpulan yang sangat menarik: Bahwa kehadiran teknologi DVR untuk mem-by pass TVC rupanya tidak dengan serta-merta “membunuh” iklan TV. Bahkan dengan penyampaian pesan yang tepat, iklan Anda justru bisa lebih powerful membenam di […]

CROWD “Marketing Becomes Horizontal” – Manifesto #8: Your Brand Is a CULT. Create Ideology around It and Spread to Your Believers.

Cult brand adalah capaian tertinggi sebuah merek. Merek Anda boleh dikenal di setiap jengkal jagat ini. Merek Anda boleh mengandung asosiasi dan image yang demikian harum Merek Anda boleh memiliki persepsi kualitas kokoh tak tertandingi. Atau, merek Anda diloyali begitu rupa. Tapi semuanya itu belum komplit kalau merek Anda belum menjadi sebuah cult. Cult brand […]