Marketing Outlook 2020 (1): The 3 Market MEGASHIFTS

Selama empat minggu di akhir tahun 2019 dan awal 2020 ini saya akan menguraikan kajian akhir tahun Inventure mengenai Marketing Outlook 2020. Tulisannya akan terbagi menjadi tiga bagian. Pertama adalah “The 3 Market MEGASHIFT” mengenai tiga kekuatan dahsyat yang mendisrupsi pasar Indonesia. Kedua, “The FALL & the RISE of the 10 Industries” mengenai industri-industri yang […]

Nadiem dan Disrupsi Pendidikan Kita

Prof. Clayton Christensen, pencipta teori disrupsi, pada tahun 2014 memberikan prediksi yang membuat dunia tercengang: “50% dari seluruh universitas di AS akan bangkrut dalam 10-15 tahun ke depan.” Penyebabnya, karena universitas-universitas itu terdisrupsi oleh beragam terobosan inovasi seperti online learning dan MOOCs (Massive Online Open Courses). Prof. Christensen bukan satu-satunya yang bicara betapa mencemaskannya gonjang-ganjing […]

2019: Menjinakkan Dua Disrupsi

Tahun 2019 dua disrupsi – disrupsi teknologi (tech disruption) dan disrupsi milenial (millennial disruption) – akan menemukan critical mass. Disrupsi teknologi memengaruhi pasar dari sisi penawaran (supply side); sementara disrupsi milenial dari sisi permintaan (demand side). Dua disrupsi itu merupakan ancaman terbesar (di samping “trade war” AS vs Cina di tingkat global dan “Pemilu effect” […]

Marketing Outlook 2019: “Menyalip di Kenormalan Baru”

2019 adalah tahun dimana dua ekonomi baru yaitu: Digital Economy dan Leisure Economy mulai menemukan critical mass-nya dan akan menghasilkan “the whole new world” dengan jutaan peluang pasar dan bisnis baru. Kenormalan baru sudah lamat-lamat menampakkan bentuknya dan setiap pelaku bisnis harus mulai jeli memasang insting bisnisnya agar bisa “menyalip” pemain lain (khususnya inkumben) di […]

Welcome the New Normal

Orang mengira bahwa pertumbuhan ekonomi kita yang ogah beranjak dari angka 5% selama lima tahun terakhir ini adalah bagian dari ritual siklus bisnis (business cycle) dimana siklus “bearish-bullish” akan berulang dengan sendirinya tiap 5-10 tahun seperti sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu saya banyak mendengar komentar dari para pengusaha yang mengeluh targetnya tidak tercapai 3-4 tahun terakhir […]

Why Millennials Love Fintech?

Milenial adalah “pembunuh berdarah dingin”. Apapun “dibunuhnya”. Mulai dari department store, CD/DVD, golf, berlian, bir, Harley Davidson, bahkan jam kerja kantoran dari pukul 9 pagi hingga 5 sore (“9 to 5”) dibunuhnya. “Millennials kill everything” Ketika perusahaan, produk, atau layanan yang sudah established puluhan tahun kini tidak relevan lagi bagi milenial, maka dengan sendirinya mereka […]

Ketidaktahuan

Survive dari disrupsi itu bukanlah semata masalah teknologi digital atau inovasi model bisnis. Yang terpenting justru adalah masalah mindset. Yaitu mindset yang menganggap bahwa kita telah “tahu semuanya”. Dan celakanya, ketika kita sudah merasa tahu semuanya maka semakin sulit pula kita menanggalkannya. Bahkan ketka kita paham bahwa apa yang kita tahu itu telah obsolet dan […]

Tantangan Revolusi Industri 4.0

Indonesia konfidens memasuki era Revolusi Industri 4.0. Itu setidaknya yang tercermin dari peluncuran program Making Indonesia 4.0 oleh presiden awal April lalu. Angka-angka yang dijanjikan oleh Menteri Peridustrian Airlangga Hartarto begitu fantastis: “Implementasi Making Indonesia 4.0 yang sukses akan mampu mendorong pertumbuhan PDB riil sebesar 1%-2% per tahun, sehingga pertumbuhan PDB per tahun akan naik, […]

Surveillance Economy

“If you’re not the customer; you’re the product being sold.” Itu adalah mantra yang melandasi bekerjanya ekonomi baru yang kini populer dikenal sebagai “Surveillance Economy”. Yup, terminologi ini kian populer menyusul terkuaknya skandal Facebook-Cambridge Analytica bulan lalu. Intinya, kalau Anda mendapatkan layanan hebat seperti layanan jejaring sosial Facebook atau mesin pencarian Google secara gratis, maka […]

Skandal Facebook dan Imperialisme 3.0

Wikipedia mendefinisikan imperialisme sebagai berikut: “an action that involves a nation extending its power by the acquisition of inhabited territory.” Imperium berasal dari bahasa Latin yang berarti “kuasa yang tak ada tandingannya” (“supreme power”). Melihat konteks kekinian, terutama era digital, saya mencoba memperluas makna imperialisme, tak hanya menyangkut negara menguasai negara; tapi juga korporasi menguasai […]