Brand Disruption

Disrupsi ternyata tak hanya terjadi pada ranah teknologi, tapi juga pada brand. Kalau disrupsi teknologi penyebabnya adalah munculnya teknologi baru yang disruptif. Teknologi sharing platform misalnya, telah memporak-porandakan layanan taksi atau ojek tradisional. Atau online store memporak-porandakan peritel tradisional seperti Ramayana atau Glodok. Kalau disrupsi brand penyebabnya adalah konsumen. Yaitu konsumen yang telah berubah sedemikian […]

Facebook: Guru Menulis Terbaik di Dunia

Saya punya teman, ibu-ibu. Lima tahun yang lalu setiap kali ketemu saya selalu bilang: “ajarin saya nulis donk. Saya pengin banget bisa nulis kayak mas Siwo.” Dia selalu mengeluh: “Saya sulit menemukan ide untuk ditulis… Kalaupun ketemu ide, saya kesulitan menuangkannya ke dalam tulisan… Saya nggak bisa membikin kerangka tulisan yang sistematis… Kalau nulis, satu […]

Balita Mindset

Survive dari disrupsi itu bukanlah semata masalah teknologi digital atau inovasi model bisnis. Yang terpenting justru adalah masalah mindset. Yaitu mindset yang menganggap bahwa kita telah “tahu semuanya”. Dan celakanya, ketika kita sudah merasa tahu semuanya maka semakin sulit pula kita menanggalkannya. Bahkan ketka kita paham bahwa apa yang kita tahu itu telah obsolet dan […]

Scaling-Up

Scaling-up atau membesarkan bisnis setelah sebuah startup mencapai “product-market fit” adalah tantangan terbesar setiap startup dan entrepreneur yang membangunnya. Asal tahu saja sekitar 74% startup di Silicon Valley gagal karena tak mampu membesarkan diri (premature scaling) alias layu sebelum berkembang. Walaupun tak ada angkanya, saya yakin di Indonesia angkanya lebih memprihatinkan di atas 90%. Di […]

Beta Mentality

Beta mentality adalah sebuah belief dari seorang inovator/entrepreneur bahwa produk atau bisnis yang mereka luncurkan di pasar tak akan pernah sempurna, dan karena itu harus terus-menerus diperbaiki dan disempurnakan. Beta mentality juga cermin dari sikap kerendahan hati dari seorang inovator/entrepreneur yang dengan legowo mengakui bahwa, “produk/bisnis kami masih jauh dari sempurna… dan karena itu kami […]

Disrupted Brand

Yang saya sebut “disrupted brand” adalah brand-brand (umumnya incumbent brand) yang telah menjadi korban disrupsi oleh brand-brand lain (umumnya new, digital brand) sehingga value proposition dari brand tersebut tidak relevan lagi atau kalah ampuh dibanding brand yang mendisrupsinya. Nokia adalah disrupted brand yang didisrupsi oleh pemain seperti Apple dan Samsung. Blue Bird adalah disrupted brand […]

Digital Vortex

Beberapa minggu di rubrik ini saya menulis mahluk baru yang sangat mengerikan yang saya sebut “digital vampire”. Mahluk ini hobinya bergentayangan siap menghisap darah setiap perusahaan besar (incumbent) yang memiliki model bisnis yang tak beres. WhatsApp, Uber, self-driving car milik Google, fintech, Amazon Air (drone delivery service milik Amazon), atau komputer cerdas Watson milik IBM […]

Digital Vampire

Dalam dongeng, novel, atau film kita mengenal vampire yang hobinya menghisap darah setiap mangsanya. Mahluk ini menghabisi mangsanya dengan menghisap darah hingga tetes terakhir dengan menggunakan dua gigi taringnya yang tajam. Nah, di era disrupsi teknologi saat ini rupanya ada mahluk yang hobinya mirip vampire yaitu menghisap darah. Mahluk itu saya sebut digital vampire. Digital […]

Software Is Eating (Traditional) Media Company

“Software is eating the world,” kata Marc Andresseen pendiri Netscape mesin pencari internet pertama. Intinya Andreessen ingin mengatakan bahwa software dan teknologi digital telah memporak-porandakan industri konvensional. Apapun perusahaan yang tidak mengadopsi digital akan ditelan pesaing-pesaing digital, yang tak lain adalah perusahaan perangkat lunak (software company). Harus diingat, perusahaan penjual buku terbesar di dunia saat […]

Transformasi Digital

WHY: “Digital Vampire Bergentayangan” Beberapa tahun terakhir ini kita menyaksikan adanya mahluk mengerikan bernama “digital vampire” yang bergentayangan mencari mangsa. Mereka berkeliaran siap menghisap darah setiap perusahaan besar (incumbent) yang memiliki model bisnis yang tak beres. WhatsApp, Uber, self-driving car milik Google, fintech, Amazon Air (drone delivery service milik Amazon), atau komputer cerdas Watson milik […]