Muntah

Tak tahu ujung-pangkalnya, memasuki pergantian tahun ini sekonyong-konyong saya punya keluhan yang saya rasakan kian mengganggu, yaitu muntah. Muntah biasanya disebabkan oleh karena diare, alergi, keracunan makanan, atau kebanyakan makan. Tapi muntah saya ini aneh bin ajaib karena tidak diketahui juntrungannya. Datang dan pergi sak enak wudele dewe. Misalnya, sedang leyeh-leyeh nonton TV, tiba-tiba wueeek!!! […]

2014: Menyalip di Tikungan

Tahun 2014 yang akan segera kita masuki adalah tahun yang penuh ranjau. Di bidang politik kita tahu Pemilu (lengkap dengan money politic-nya) bakal memicu instabilitas dan gerahnya suhu politik nasional. Dengan kondisi yang kurang menentu, pelaku bisnis akan cenderung “wait and see” untuk mengurangi risiko usaha, setidaknya hingga akhir tahun. Di bidang ekonomi ranjaunya tak […]

Petani Global

Hari rabu (26/11) lalu saya bersama Komunitas Memberi dan teman-teman UKM (Usaha Kecil Menengah) berkunjung ke Bio Farma, salah satu biotech company kebanggaan Merah Putih. Beramai-ramai kami “berburu ilmu + relasi” mendengarkan ceramah pak Iskandar, Dirut Bio Farma bersama tim bertopik “Biotech for UKM”. Seru abis, karena sebelumnya teman-teman UKM tak bisa membayangkan bahwa biotechnology […]

Social Proof

Saat saya liburan bareng istri dan anak-anak ke luar kota, ada kiat jitu yang kami pakai untuk memilih tempat makan yang tidak kami ketahui apakah sajiannya enak atau nggak. Biasanya kami muter-muter, kami telusuri satu-persatu warung atau restauran yang ada di kota itu, lalu kami cari mana dari warung atau restoran itu yang dikerumuni pengunjung. […]

Cashless Society dan Konsumtivisme

Minggu ini saya masih akan membahas hasil survei Center for Middle-Class Consumer Studies (CMCS, lembaga think-tank yang saya bentuk) mengenai perilaku nasabah bank kelas menengah di Indonesia. Biangnya, karena ada satu temuan survei tersebut yang membuat saya galau. Salah satu temuan menarik dari survei bertajuk Indonesia Middle Class Banking Consumer Report 2014: “Getting Cashless and […]

Ngutang

Budaya konsumtif dan budaya berhutang adalah dua “penyakit” yang kini kian akut menjangkiti konsumen kelas menengah kita. Keduanya bak percik-percik api dan bulir-bulir cairan bensin yang bisa menyulut kebakaran hebat saat bertemu. Klop betul. Tak hanya itu, keduanya juga seperti layaknya virus flu burung yang menjalar begitu cepat dari satu orang ke orang lain secara […]

Cashless & Mobile

Kantor saya Inventure melalui lembaga think tank-nya CMCS (Center for Middle Class Consumer Studies) barusan merampungkan riset di 6 kota utama Tanah Air (Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Medan, Makassar). Riset tersebut mencoba mengungkap perilaku konsumen kelas menengah bank dan layanan keuangan (termasuk asuransi). Hasil riset tersebut akan diterbitkan dalam bentuk sebuah laporan Indonesia Middle […]

Rakyat Memimpin Diri Sendiri

Tidak seperti biasa, kolom saya kali ini saya tulis dengan sangat emosional. Sudah satu setengah ember air mata saya terkuras. Ya, karena hati saya remuk, pilu, marah, hopeless melihat begitu amburadulnya para pemimpin negeri ini. Hati saya menangis. Anggota DPR korupsi, anak anggota DPR korupsi, ketua partai korupsi, anggota partai korupsi, ketua MK korupsi, anggota […]

Lo:Lo

Politisi, pengamat, budayawan merespons kebijakan mobil murah (LCGC: low cost, green car) dengan beragam cemoohan. Ada yang menuduh kebjakan ini akan menjadi biang kian mampetnya lalu-lintas Jakarta. Ada yang menyebut kebijakan ini predator, karena mematikan kebijakan transportasi massal. Ada juga yang menuduh mobil murah akan memperhitam langit Jakarta. Saya melihatnya lain. Dengan duka yang sangat […]

UMKM Benteng Rupiah

UMKM (usaha mikro, kecil, menengah) benteng rupiah? Gimana ceritanya tuh! Mengatasi rupiah yang loyo, pemerintah biasanya memakai instrumen-instrumen canggih yang hanya dimengerti oleh para ekonom: kebijakan fiskal, menaikkan BI rate, menean defisit transaksi berjalan, dan sebagainya. Eh, ini kok sepele, UMKM menjadi solusi pelemahan rupiah? Ya, itu setidaknya pikiran nakal saya. Saya membayangkan, suatu ketika […]